09 Juni 2009

Berhitung Pada Ronaldinho

Pemilik klub Rossoneri meyakini bahwa 'Dinho' dapat segera bangkit, setelah menjalani musim pertamanya yang mengecewakan di Italia.

AC Milan terlihat akan kehilangan Kaka ke Real Madrid, namun presiden Silvio Berlusconi menjanjikan bahwa squadnya akan lebih kompetitif di musim 2009/2010, merujuk pada apa yang terjadi pada bintangnya.

"AC Milan akan melakukan aktifitas di bursa transfer agar dapat kompetitif dengan Inter," ujar sang presiden pada Milan Channel Jumat kemarin.

Namun demikian, Berlusconi masih mengandalkan anggota tim saat ini, Ronaldinho, untuk menjadi bagian yang dapat menjawab pertanyaan itu. Pemain asal Brasil itu tidak konsisten dimusim pertamanya di San Siro, namun pemilik Rossoneri itu meyakini bahwa pemainnya itu dapat segera bangkit.

"Saya punya keyakinan terhadap Ronaldinho, dia berkorban layaknya para pemain juara," lanjutnya.

"Pada akhirnya dia memang kehilangan semangat, namun ketika di lapangan dia selalu memberikan segalanya pada yang telah membayar tiket. Dia masih muda, musim depan, kami akan fokus padanya."

Ronaldinho telah membuat 29 penampilan di Serie-A, dengan mencetak delapan gol.

13 Mei 2009

DINHO Sulit Tinggalkan Milan

Rab, 13 Mei 2009 09:25

Pemain berusia 29 tahun itu memang mengalami kesulitan dalam musim pertamanya di Serie-A, namun dia tetap diminati di tanah kelahirannya.

Musim pertama Ronaldinho di Milan memang tidak konsisten, yang membuat pemain internasional Brasil itu terlempar ke bangku cadangan pada paruh kedua musim ini

Seperti dilaporkan awal minggu ini, Flamenggo menyatakan ketertarikan untuk mendapatkan jasanya dan kini beberapa klub Brasil yang lain ingin menarik kembali Dinho, seperti Sao Paulo dan Corinthians.

Namun demikian, saudara Ronaldinho yang juga agennya, mengakui bahwa kepindahan dari San Siro untuk mantan bintang Barcelona itu kemungkinan sulit direalisasikan pada musim panas ini.

"Jika ditanya apakah dia ingin pindah ke klub Eropa lainnya, dia pasti akan menjawab Ya, namun nilai pembebasannya mencapai €28 juta," paparnya, seperti dikutip Goal.it.

"Aku kira, akan sangat sulit dia kembali ke Brasil saat ini."

Ronaldinho sendiri telah membukukan 27 penampilan di Serie-A musim ini, separuhnya sebagai pengganti, dan telah mencetak delapan gol.

Ancelotti: Saya Tetap Di MILAN

Sel, 12 Mei 2009 11:05

Ahli strategi asal Italia ini kembali menyatakan akan tetap berada bersama Rossoneri untuk musim berikutnya.

Pelatih kepala Carlo Ancelotti membantah laporan bahwa raksasa Liga Premier Chelsea mengeluarkan isu sebuah ultimatum untuk menerima pinangan mengambil alih posisi manajer musim depan.

Pelatih berusia 49 tahun itu, kini sangat kuat dihubungkan dengan kepindahannya menuju The Blues, dan juga raksasa La Liga Real Madrid.

Namun demikian, berbicara setelah Rossoneri bermain imbang dengan Juventys, ahli strategi berkebangsaan Italia itu menyatakan dirinya tidak berencana mengakhiri karir delapan tahunnya di San Siro musim panas ini.

"Tidak ada masalah yang menggangguku," ujar Ancelotti pada Press Association.

"Saya tidak harus menyerahkan kesanggupan ini. Waktunya belum tiba untuk diganti di Milan."

Hal tersebut kemungkinan bergantung apakah Il Diavolo akan lolos ke Liga Champions musim depan, yang hampir pasti terjadi setelah memperoleh poin ketika melawan La Vecchia Signora.

"Lebih mudah menjadi juara Eropa bersama Milan daripada dengan klub lain, maka saya akan tetap di sini," tegasnya.

Mantan pemain internasional Italia itu berhasil membawa Milan lolos tiga kali ke final Liga Champions, dan memenangkan trofinya di tahun 2003 dan 2007.

Galliani Tak Ingin Putuskan NESTA

Jum, 08 Mei 2009 13:59

Para pengurus Rossoneri sangat berharap bahwa bek tengah mereka akan kembali pada penampilan terbaiknya di masa depan.

Laporan di awal hari ini mengindikasikan bahwa defender Milan Alessandro Nesta mempertimbangkan untuk pensiun, setelah cedera tak kunjung sembuh, mantan pemain internasional Italia itu tidak pernah sekalipun tampil musim ini.

Karir pemain berusia 33 tahun itu talah mengalami berbagai cedera, yang menyebabkan dirinya harus keluar dari tim Italia setelah Piala Dunia 2006.

Namun demikian wakil presiden Adriano Galliani menjelasakan bahwa klub ingin Nesta melanjutkannya pemulihannya dan kembali pada karirnya.

"Kami sangat beralasan bersamanya. Kami akan menunggu dan akan menunggu sebentar lagi," ujarnya pada Il Messaggero.

"Kami tidak bermaksud mengambil keuntungan sendiri pada opsi memutus kontrak, karena Nesta adalah pemain juara. Kami masih berharap dia dapat bermain kembali bagi Milan."

Mantan kapten Lazio merupakan kunci dari tim yang menjuarai Scudetto 2004 dan Liga Champions tahun 2003 dan 2007.

09 Mei 2009

Jangan Salahkan Milan Lab


Jum, 08 Mei 2009 11:14

Kepala tim medis Milan sangat gusar ketika dituduh paling bertanggung jawab terhadap banyaknya masalah cedera yang terjadi di tim.

Jean Pierre Meersseman dan staff labnya tidak mau dianggap paling bersalah terhadap cedera para pemainnya musim ini

Beberapa bintang termasuk David Beckham, Kaka, Ronaldinho, Kakhaber Kaladze, Nelson Dida dan Gennaro Gattuso mengalami cedera panjang. Faktor-faktor penyebab itulah yang dianggap sebagai biang kegagalan Milan mencapai kejayaan musim ini.

Sebuah laporan mempertanyakan efektifitas kinerja Milan Lab, dan banyak orang tentu mengingat pertanyaan Kaka yang menyalahkan tim dokter Rossoneri karena terlalu lama melakukan pemulihan terhadap cedera kakinya.

Namun demikian, Meersseman membela tim medisnya, dengan mengatakan itu adalah kebohongan para pemain dan pengurus yang tidak mendengarkan sarannya.

"Banyak tim yang pemainnya mengalami cedera di Serie-A, namun hanya Milan Lab yang dikritisi," ujar sang dokter pada Guerin Sportivo.

"Kami selalu memberikan laporan harian pada para pengurus, namun bukan salah kami jika mereka tidak mendengarkan. Suara hati kami, kami tidak bersalah."

"Kami percaya dan menggunakan tim kami, namun jika para pemain lebih percaya perasaan fisiknya, maka mereka akan datang dengan masalah."

Sementara itu, tampaknya Dida akan absen membela Juventus akhir pekan nanti karena cedera punggung

Milan-Juve: Laga Yang Sulit



Kam, 07 Mei 2009 14:32

Asisten pelatih AC Milan Mauro Tassotti berbicara mengenai staff kepelatihan timnya di masa depan, dan pertandingan berikut melawan Juventus.

Mauro Tassotti menghabiskan sepanjang hidupnya bersma Milan, sebagai back sayap antara tahun 1980 dan 1997, kemudian sebagai asisten pelatih Carlo Ancelotti, sejak musim 2001-2002.

Kini dia mempunyai sebuah restoran bersama rekannya dan mantan rekan setim Roberto Donadoni, di dekat Lecco, dan di sanalah dia melakukan wawancara dengan Sky Sport 1 dalam program 'Il Rosso e il Nero'

"Apa yang terjadi akhir musim nanti? Saya tidak tahu, saya menunggu apa yang akan terjadi," ujarnya. "Aku punya kontrak hingga 2010, sama seperti Carlo dan seluruh staff. Mari kita tunggu dan lihat apa yang Milan putuskan dan Carlo inginkan. Saya telah berada di sini selama 30 tahun dan apapun yang terjadi, di sini akan selalu menjadi rumah kedua bagiku."

Ketika ditanya apakah ada peluang menggantikan Ancelotti sebagai pelatih kepala 'Il Tasso' berkata, "Saya bukam orang yang seharusnya mengatakan ini. Tentu saja saya tidak keberatan, mengapa tidak? Saya telah mengerjakan pekerjaan ini selama beberapa tahun, aku juga telah melatih Primavera untuk beberapa tahun. Siapa yang tidak mau jadi pelatih Milan?"

Dia juga berkomentar bahwa laga akhir pekan nanti melawan Juventus merupakan partai yang sulit bagi Rossoneri untuk mengejar posisi kedua.

"Kami tahun mereka mengalami masa-masa sulit, namun faktanya mereka akan terlibat dalam pertandingan prestisius yang dapat membantu mereka secara psikologis."

"Kami mengerjakannya dengan baik, tim ini ada pada kondisi yang baik. Kami bermain bagus tanpa kehilangan possession. Tim ini ingin mengerjakannya dengan baik dan ini memberikan harapan yang bagus, namun kami harus hati-hati, karena ini pertandingan yang sulit.

Milan kini masih berada di posisi kedua Serie-A, dengan selisih tujuh poin di belakang Inter dan empat poin di belakang Juventus.

Pers Spanyol Yakin Kaka Impikan MADRID


Rab, 06 Mei 2009 16:25

Dengan kisah opera sabun transfer CR7 yang kini telah 'mati' dan 'terkubur', pers berbasis di Madrid tidak membuang waktu memindahkan isu transfer saga yang baru.

Pada awal hari Senin lalu, sebuah bom berita meledak di Milan ketika sebuah laporan berbasis di AS mengklaim bahwa agen dan ayah Kaka, Bosco Leite, mengumumkan bahwa sang playmaker akan bergabung dengan Madrid pada musim panas ini.

Namun kemudian, Leite segera membantah rumor tersebut, dan dia menolak pernah membuat pernyataan tentang kepindahan anaknya ke ibukota Spanyol itu. Namun demikian, itu tidak menghentikan arus berita yang dimunculkan oleh media-media yang berbasis di Madrid.

Menurut AS, Kaka memberitahunya tidak menyepakati kontrak dari Manchester City di jendela transfer Januari lalu, karena dia telah mempelajari proposal Florentino Perez yang kembali mengajukan diri menjadi presiden dan memulai proyek baru di Bernabeu.

Kini, jurnal olahraga Spanyol melaporkan bahwa Kaka memberitahu teman dekatnya, "Impianku adalah bermain di Real Madrid dan berharap Florentino dan Berlusconi dapat mencapai kesepakatan sesegera mungkin."

Perez secara resmi akan mengumumkan pencalonan dirinya pada 14 Mei dan diharapkan dapat segera memuluskan rencana transfer tersebut.